8.26.2011

Selamat Idul Fitri 1432 H

Taqabballahu minna wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Taqabbal yaa kariim


Lafamilledewijaya : Hani, Indah dan Athia mengucapkan selamat Idul Fitri 1432 H.
Mohon maaf lahir batin kalau jika dirasa selama ini ada perbuatan maupun perkataan yang salah baik disengaja maupun tidak disengaja.

Hati-hati di jalan bagi yang mau mudik. Rencananya setelah Shalat Ied di mesjid dekat rumah nyokap gw, kami baru mudik ke rumah mertua gw di Lampung.

Sampai ketemu setelah lebaran....ditunggu oleh-oleh cerita seru mudiknya yaaa....

Terlalu Sayang Untuk Didelete

Hari ini hari terakhir gw bekerja di Cikarang. Mulai abis lebaran, gw akan mulai bertugas di daerah BSD.

Pas gw lagi ngapus-ngapusin file-file pribadi di kompie, gw juga menemukan email-email lama di folder email gw. Dari tahun 2003 masih gw keep aja. Salah satunya adalah folder cherie. Isinya adalah email-email gak jelas antara gw dan seseorang yang lagi pedekate sama gw. *UHUK*.

Kayaknya terlalu sayang aja deh untuk didelete begitu aja. Gw pun memindahkannya ke email pribadi gw. Sebagai salah satu kenangan manis perjalanan cinta kami.

Salah satu email yang bikin gw melayang-layang sayang untuk menghapusnya adalah email yang ini :

--------------------original message-----------------
From : Hani Wijaya (mailto: xxxxx@yyyy.com)
Sent : Tuesday, August 01, 2006 3:03 PM
To : Kurniawaty, Indah
Subject : ini

Beberapa kutipan rayu gombal ABABIL Jakarta yang akhirnya membuat gw melting bak cokelat terkena panas...nyehehe

..................
gue udah merasa nyaman ma loe, dan pengin menata masa depan dengan loe, gue ada harapan ke loe menjadi pendamping buat gue, jadi pasangan hidup gue. Gue melihat loe punya soul yang setidaknya kita berdua saling mengisi 
.....................
I'm totally yours. Hanya loe yang ada di hati gue. Insya Allah goal gue adalah menikah ma loe, menata hidup ma loe, menghabiskan hidup ma loe (agak menggombal...tapi gue serius ma loe)
Yang jelas gue sangat menikmati hubungan kita...... gak ada wanita manapun yang ada di hati gue kecuali loe...gue sayang sama loe...ke depan adalah PR buat kita berdua.


Sayang.... gue cinta ma loe!

I Luv U
 
Hani
 
Tapi setelah membaca kembali email yang dikirimkan suami gw waktu masih bujang membuat gw berpikir satu hal.
 
Kenapa setelah jadi suami dan bapak dengan satu anak, pria yang sama tidak pernah lagi mengutarakan kalimat-kalimat macam gini ke wanita yang sama ya ? *mewek*.
 
Even gw paksa-paksa, gw ngambek minta dikirimin ucapan cinta yang romantis, jawabannya " Halaaah, Diriku bukan pria romantis gitu ah, Mom..." (red: sejak menikah, panggilannya berubah, Ti. Gw aja yang tetep sama manggilnya!)
 
Lah terus yang ngirim email-email romantis ke gw sebelum tahun 2008 itu jadinya sapa doong ? Bingung kan loe!
 
Eniwei, I love you, Han...*etapi rayuuu lagi kayak waktu masih gadis dulu dooong*

8.25.2011

Day 2 Bali's Trip : Trauma Horor

Day 2
Bangun tidur tanpa diuber-uber schedule itin itu ternyata nikmat banget ya. Yang pernah baca itin Singapore's trip kami pasti tau betapa padatnya itin kami dua kali liburan di Negeri Singa itu. Bener-bener kayak berlari mengejar waktu itin. Fun tapi capek. Nyehehehe...Inilah yang bikin beda dengan liburan ke Bali kali ini. Gw sama sekali gak nyiapin itin! Yes! Mengalir aja, suka-suka arteis hati.

But there is no such thing called perfect holidays!  Kesulitan kami di Ubud ini adalah mencari makanan halal. Boleh dibilang lebih susye cari makanan halal di Ubud lho ketimbang di Singapoh. Karena gak beli paket breakie dari hotel, Kami terpaksa cari sarapan dari ujung ke ujung Ubud sampe lewatin Pasar Seni Ubud. Kirain kayak di Singapoh, gampil cari makanan halal. Tapi sampe akhirnya kami coba Warung Murni yang famous itu.
The Famous Warung Murni
Kami berharap Warung Murni udah buka jam 8 pagi. Soalnya beberapa resto yang kami lewatin masih belum pada buka jam segitu. Begitu mendapati Warung Murni udah buka, tadinya kami udah ngerasa bahagia sentosa. Apalagi ngeliat pemandangan resto nya yang terletak pas di pinggir jurang, bagus banget deh. Gw jadi tambah laper. *lah, apa hubungannya ya?*

Eeeh tapi saat mengintip di daftar menunya terdapat tulisan "pork", gw dan Hani jadi mundur pelan-pelan.

Emang Gw dan Hani sih bukan tipe yang alim-alim banget ato fanatik gitu. Tapi kalo udah ngeliat dan sadar di daftar menu ada yang gak halal, masa sih diterusin juga. Setelah muter-muter gak nemu resto yang cucok, akhirnya cuma sarapan Sari Roti beli di Alfa Mart di deket hotel juga. Hiks. Roti ? ya roti. Ah mana nampol yang beginian di perut gw sama Athia. *perut kriyuk-kriyuk*. Kami ini sangat Indonesiah sekali. Jadi lebih milih sarapan nasi uduk yang ngenyangin ketimbang sarapan ala londo kayak roti gitu. Jatohnya cuma cemilan doang di perut kami. *sigh*

My Good Bye Letter

Sebenarnya postingan ini lebih ditujukan untuk dokumentasi gw sendiri saat mengirimkan farewell letter ke temen-temen kantor, kolega gw, customer dan vendor.

Hanya sekedar mengingatkan gw bahwa betapa gw sebenarnya sangat mencintai pekerjaan gw. Orang-orang yang selama ini udah bekerja sama dengan gw. *pilu*

Dear friends, colleagues, valuable customers and vendors,

For more than 8 years, I got some emails with subject "farewell" from many colleagues around region. But when the time has to come to myself to say good-bye, I never expect that it will be this hard.

As many of you probably know, tomorrow is my last day at work.
I want to bid farewell to you all and inform you that I am leaving my position at PT. PL* Indonesia to pursue career oppurtunities.

I want to take a few minutes today to convey my thought in being part of Quality team of PT. PL* Indonesia for the last 8 years.
It's been great interacting and knowing each one of you.
Working with all of you is one my million blessings.

And I'd like to thank you for your support and encouragement during my service to this company.

However, I feel that it is time for me to move on to new opportunities.
To spread my wings and to catch up new challenges that I've been dreaming of.

The decision was not an easy one and it took a lot of consideration. I think this decision is in the best interest toward fulfilling my career goals.

I also would like to say special thanks to my beloved team (both Quality and Testing) for the support and the effort that you've given. We might be not one of the perfect teams, but I couldn't ask for a better one.

Special thanks to my boss, the one who has given me the opportunity to learn, to have the experience and to grow.

Last but not least, I just want to walk out the door in grace and appreciation. Just like the same way when I walked in this company 8 years ago.

Surely I will miss working with you, guys. I wish nothing but the success for PT. PL* Indonesia and all of you.

Good luck and thank you so much.

Sincerely yours,
Indah Kurniawaty

Please execuse my poor English. Maklum gw bukan sok kegayaan nulis Good Bye letter ini pake Bahasa Londo. Tapi karena ini juga gw kirim ke kolega yang londo-londo itu lah. Lah kalo gw nulis pake Boso Jowo yo piye mereka iso ngerti. Harus buka google translate dulu dong.

Dan saat gw membaca reply dari mereka satu per satu...gw pun mulai berurai air mata. 

Miss you already, guys!

8.23.2011

Day 1 Bali's Trip : Tegal Sari Hotel, Ubud, I'm In Love

Cerita liburan ke Bali ini sebenarnya cuma selang beberapa waktu dari liburan gw ke sini. Cuma kalo gw langsung update ceritanya sepulang dari Bali, gw gak tahan dengan citra yang bakalan melekat di gw. *Dhita aja udah nyindir, "Ndah, loe tiap minggu ke erpot?? Ck ck ck"*
Eh pas gw tunda, malah ketunda lama sampe sekarang saking malasnya nulis. Mana gw udah ditagih Lita *eh udin lupita dese deng*, Iti buat cerita ke Bali nya.


Gara-gara ngebet banget pengen ke Bali, gw jadi beli tiket Udara Asia buat liburan bertiga ke Bali selama 4 hari tiga malam selang dua bulan setelah planning liburan kami ke Negeri Singa. Seperti biasa, Hani menyerahkan sepenuhnya itin liburan kami ke gw. Dan walopun gw baru berangkat ke Bali akhir Mei 2011 kemarin, tapi gw udah pelototin thread Bali di FD dari pertengahan tahun 2010,Cyiiin. *Lah emang baru ngeh kalo gw emang lebay*

Salah satu tujuan gw di Bali adalah Ubud. 
Alasannya ? Gw pengen menghayati jadi Liz di Ubud dalam Eat, Pray Love. Apalagi gw belum pernah ke Ubud. 
Langsung deh gw brosing-brosing hotel yang bisa membuat hidup gw damai. 

Tapi tentunya dengan harga yang juga berdamai dengan isi dompet gw. Dari thread Bali di FD pulak, gw menemukan satu hotel yang sangat direkomendasikan di Ubud. Tegal Sari, namanya.

8.22.2011

Kegalauan Hati

Sungguh gw nulis postingan yang judulnya agak dangdut dan melow mendelow ini gak bermaksud menyindir sapa-sapa. Hanya pengen curhat kegalauan hati gw selama ini.

Sejak bergawol di dunia maya, kadang gw suka bertanya-tanya sendiri lho. Sebenarnya berapa sih 'harga pasaran gw' di luar sono ? Apakah selama ini gw 'underpaid' ?

Bukannya gw gak bersyukur dengan apa yang udah gw miliki saat ini. Bersyukur pasti, tapi sebagai emak labil boleh dong gw penapsaran. Kadang gw suka merasa there must be something wrong with my cash-flow! 

Hani kerja, begitupun juga dengan gw. Berarti keluarga kami punya dua sumber income kan. Lagian penghasilan kami pun masing-masing gak mepet berada di titik UMR Jakarta dan Bekasi. 

Tapi kalo ngikutin lifestyle temen-temen gw yang cosmopolitan macam :
nyushi di Sushi Tei tiap wiken, 
punya koleksi ergo sesuai warna baju,
punya stroller jut-jutan lebih dari satu,
menjambangi tiap branded sale di High End mall, 
liburan ke luar negeri tiap quarter,
ngajakin anak ke Miniapolis tiap Sabtu-Minggu,
punya gadget terbaru, terkini, terup-to-date,
terus apalagi ya ...? mmm...sederet aktivitas yang cuma bisa bikin gw pingsan ngeliat bill nya.

kok rasanya gw bisa semaput ye kalo maksain toleransi ngikutin lifestyle model gini. Dan somehow, gw ngerasanya ini cuma terjadi sama gw doang lho. Dan gw jadi mikir ada dua kemungkinan :
1. Gw payah banget dalam memanage keuangan gw, ato
2. Gw dan Hani sama-sama underpaid --> Makanya incomenya gak sebanyak keluarga lain.

8.11.2011

Never Burn Your Bridges!

Mau cerita soal drama pengunduran diri gw kemarin aaah. Selasa pagi, gw kirim sms ke Boss dan team gw bahwa gw bakalan datang terlambat karena gw ada keperluan. Untungnya calon direct boss gw mengerti bahwa gw harus segera kembali ke kantor. Jadi janjian jam 9 pagi terus urusan kami kelar sekitar jam 10 kurang.

Sebelum makan siang gw nyampe kantor dan semua mata langsung ngeliatin gw. Kasak-kusuk. Tentunya akan jadi bahan ocip-ocip di pabs gw. Udah gw datang ke pabs siang gitu, pake kemeja resmi dan rok A-line pulak. Huaaa...saat gw masuk ke ruangan melewati ruangan operasional, semua jadi bisik-bisik taruhan kalo gw gak barusan pulang dari interview kerja, sungguh akan hujan badai di Cikarang sini gw ke pabrik pake baju se-formil gitu.

Gw duduk dan mencoba kerja seperti nothing happens. Tapi punya temen-temen satu ruangan dengan naluri detektip cerdas *yah kayak gw ginilah...#idungkembangkempis* ternyata nyeremin juga ya. Mereka semua senyum-senyum menatap outfit gw hari itu. Mereka gak berkata apa-apa. Tapi lirikan tajam mata mereka sudah cukup menyudutkan gw dengan interogasi kepo yang macho " Kapan loe mau ngomong ke Pak Boss ?". Atau picingan mata sinis " Awaass...gw jangan sampe ketumpuan kerjaan loe yee...". Ada juga yang senyam-senyum kadal " Asyiiik..makan gretong lagi " #eeeeh

Gilee ye kami di department Quality dan Engineering ini pada punya telepati kali ya. Jadi gak perlu bersuara, gak perlu chatting online, cukup mata aja yang berbicara, dan gw udah paham pesan yang ingin disampaikan temen-temen gw. Ck ck ck...